Connect with us

Papua Barat

Gubernur Hadiri Lepas Sambut Tahun Pelayanan PGGP Wondama

Published

on

WASIOR, JAGATPAPUA.com – Umat PGGP Papua Barat merayakan lepas sambut tahun pelayanan, di Kabupaten Teluk Wondama, Selasa, (21/1/2020).

Ibadah ini dihadiri oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan.

Dalam sambutan, Gubernur Dominggus mengajak warga jemaat PGGP di Wondama, untuk dapat mewujudkan kehidupan kekristenan yang nyata.

“Kita harus bisa memancarkan terang dalam kehidupan kita tentang amanah yang diberikan,” ucap Gubernur.

Gubernur mengatakan kita baru saja melewati masa Natal 25 Desember 2019 dan tahun baru 1 januari 2020. Ini perlu disyukuri karena kita masih ada hingga saat ini, karena hidup itu adalah anugerah.

“Bagi warga PGGP jangan memadamkan damai sejahtera Kristus. Kita bebas dari tantangan dan godaan karena masih ada Tuhan Yesus Kristus,” sebut Gubernur.

Gubernur berharap warga jemaat PGGP, khususnya di Wondama wajib mengedepankan nilai kerohanian dalam hidup agar ada berkat Tuhan.(chl)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Covid-19 Ganggu Persiapan Atlit Kempo Papua Barat Menuju PON XX

Published

on

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Penyebaran Corona Virus Disease (Covid-19) mulai mengganggu persiapan atlet cabang olahraga kempo yang mempersiapkan diri menuju pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua Oktober mendatang.

Pasalnya akibat penyebaran Covid-19, yang semakin luas membuat para orang tua atlet kuatir kondisi anaknya. Sementara Cabor Kempo menggelar pemusatan latihan di Sorong.

Pelatih kempo Papua Barat Marlon Momongan mengaku sejak beberapa minggu terakhir intensitas latihan atletnya sedikit menurun.

“Latihan kita mulai tersendat karena ada keberatan dari orang tua mengingat kondisi penyebaran Coovid -19. Sehingga pelatih dan pengurus Kempo akan mencari solusinya, sementara pemusatan latihan di Manokwari terus berjalan. Atlet masih ingin latihan tapi tentu tidak bisa mengabaikan kekuatiran para orang tua,” ujar dia Senin (6/4/2020) melalui telepon.

Untuk porsi latihan, lanjut dia tetap berjalan baik. Dalam sepekan ini para atlet latihan sendiri dengan merekam dan dipantau oleh pelatih.

“Saat ini latihan dialihkan ke salah satu Jojo di Sorong. Biasanya latihan di aula Pertamina Sorong, tapi karena merebaknya Virus Corona, aktifitas disana juga dibatasi. Atlet yang kita punya ini merupakan atlet yang sudah mikiki jam terbang sehingga secara mandiri juga bisa lakukan latihan,” ucapnya.

Kempo sendiri sudah melakukan persiapan menuju PON sejak Januari lalu. Saat ini ada 2 atlet Papua Barat yang memastikan lolos ke Papua, yaitu Nomor randori (perkelahian bebas) putri kelas 50 kg Cristina Hilda Silubun dan nomor randori putra kelas 70 kg Julifan Prasetyo Nugroho.(tik)

Continue Reading

Papua Barat

Satgas Covid-19 Ajukan Anggaran Rp52 Miliar ke Pemprov Papua Barat

Published

on

Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnier.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Papua Barat, telah mengajukan Rencana Kerja Anggaran (RKA) ke Pemprov Papua Barat, untuk antisipasi penyebaran dan penanganan Corona Virus atau Covid-19.

Ketua Satuan Gugus Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Papua Barat, Derek Ampnier mengatakan besaran anggaran yang diajukan sebesar Rp52 miliar, dengan penggunaannya akan disesuaikan skema masa tanggap darurat bencana.

“Kita harus pakai skema karena uang negara ini tidak mungkin masuk sekaligus, sehingga kita juga harus sesuaikan baik dari segi kebutuhan tanggap darurat bencana maupun keuangan daerah,” ungkapnya, Senin (6/4/2020).

Dia mengatakan, skema ini digunakan agar sektor pembangunan dibidang lain tetap dilakukan oleh pemerintah daerah. Artinya ketika dibutuhkan baru diajukan untuk pencairan, sehingga pencairannya tidak sekaligus, namun mengikuti sistem pengganggaran juga keuangan daerah yang terbatas.

“Ini baru pengajuan, belum ada anggaran yang cair. bantuan 2 ribu APD dan 10.000 Masker yang didistribusikan ke kabupaten kota beberapa waktu lalu. Itu bantuan dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Menurutnya nilai yang diajukan tersebut juga belum diketahui nantinya berapa yang disetujui Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Papua Barat.

“Saya sudah arahkan teman-teman diajukan berdasarkan skema pembiayaan. Kebutuhan hari ini contoh, yang mau digunakan ya diajukan, kalau tidak ya tinggal saja sambil kita mengikuti perkembangan,” jelasnya.

Dari Total anggaran yang diajukan kebutuhan paling besar adalah untuk pengadaan fasilitas penunjang medis, APD, karena harganya mahal. Kemudian prioritas untuk pencegahan penanganan terutama upaya mitigasi membangun kesadaran, informasi kepada masyarakat dan juga pangan.

Sementara Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan mengatakan, pemerintah provinsi telah menerima pengajuan Rencana Kerja Anggaran (RKA) Satgas Covid-19, sebesar Rp 52 miliar yang rencana awalnya sebesar Rp 98 miliar, namun setelah ada bantuan APD dari pusat nilai tersebut mengalami pengurangan.

“Untuk kebutuhan anggaran penanganan Covid-19 di semua kabupaten/kota, sesuai inpres no. 4 tahun 2020, yang menginstruksikan kepada seluruh jajaran untuk mengalihkan sejumlah pos anggaran ke kepentingan penanganan Covid-19,” ungkap Gubernur.

“Kita lihat pos atau penggunaan anggaran yang tidak terlalu penting misalnya rapat kerja, rapat koordinasi rapat teknis oleh OPD teknis kita revisi dan kita tiadakan termasuk perjalanan dinas untuk digunakan mendukung penanganan Covid-19. Namun ini juga harus melalui persetujuan DPRD,” tutup Gubernur.(me)

Continue Reading

Kaimana

Cegah Covid-19, Kampung Marsi Kaimana Giat Semprot Disinfektan

Published

on

Kepala Kampung Marsi Kaimana Rony.Y.Y.Jaisona.

KAIMANA, JAGATPAPUA.com– Guna mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19), Pemerintah Kampung Marsi, Distrik Kaimana, gencar melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah fasilitas umum dan rumah warga.

Kepala Kampung Marsi Kaimana Rony.Y.Y.Jaisona, mengatakan kebijakan ini diambil sebagai wujud dan tanggung jawab pemerintah kampung dalam menyelamatkan warga dari wabah Covid -19.

“Pencegahan Covid-19, bukan saja tanggung jawab pemerintah propinsi, kabupaten/kota maupun pusat, tetapi ini tanggung jawab bersama, sehingga kami lakukan pencegahan dini dari sekarang, dengan melibatkan warga dan pihak TNI (Babinsa),” ucapnya.

Selain itu, dia mengaku pihaknya juga memberikan himbauan pencegahan penyebaran Covid-19, serta memasang baliho di beberapa titik dan membuat pos pemeriksaan di pintu masuk wisata kolam sisir.

“Jadi setiap masyarakat yang akan piknik dan menikmati wisata lokal diperiksa dan dilakukan penyemprotan disinfektan, serta kedatangan mereka tidak lebih dari 10 orang,” tukasnya.

“Kita harap masyarakat dapat memahami aturan yang sudah disepakati ini sebagai pencegahan covid-19,” tutupnya.(lc)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta