18.5 C
Munich
Minggu, Juni 20, 2021

Fraksi Golkar di DPRD Manokwari Tolak Rencana Rapid Test Massal Bagi Masyarakat

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Rencana pemkab Manokwari, melakukan rapid test massal bagi masyarakat ditolak oleh Fraksi Golkar di DPRD Manokwari.

Pasalnya para politisi Golkar tersebut menilai rapid test massal hanya akan menghambur-hamburkan anggaran dan akurasinya belum tentu akurat.

“Daripada melaksanakan rapid test massal lebih baik test swab menggunakan Polymerase Chain Reaction (PCR). Karena hasil swab lebih akurat. Selain itu jika rapid test lalu menunjukan hasil positif pasti akan tetap di test swab,” ujar Ketua Fraksi Golkar di DPRD Manokwari Suriyati Faizal.

Diungkapkannya, pemda seharusnya melengkapi fasilitas dan tenaga medis yang dibutuhkan dibandingkan mengalokasikan anggaran untuk melakukan rapid test massal.

“Itu sama saja kerja dua kali dan pemborosan anggaran. Apakah prosedur kesehatan memang harus rapid test dulu atau bisa langsung dilakukan swab,” tanya dia.

Dikesempatan yang sama, Wakil Ketua I DPRD Manokwari Norman Tambunan yang juga berasal dari Golkar mengomentari alat PCR milik pemkab Manokwari yang belum digunakan karena tidak adanya tenaga ahli untuk mengoperasikannya.

“Seharusnya pengadaan PCR dilengkapi juga dengan petugas yang mengoperasikannya. Kalau seperti sekarang ini berarti perencanaannya kurang matang dalam pembelian alat itu. Apa yang sudah dibeli harus digunakan. Yang menentukan seseorang positif atau negatif Covid-19 kan PCR, sedangkan rapid test hanya mendiagnosa,” ungkapnya.

Norman menambahkan, dalam pengajuan anggaran dari pemkab, tidak ada alokasi untuk rapid test massal. Untuk itu dia mendorong agar pemkab segera mendatangkan tenaga medis untuk menggunakan PCR tersebut.(tik)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article