Connect with us

Headline

Disperindag Papua Barat Dipolisikan Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik dan Surat Palsu

Published

on

Rustam SH, CPCLE.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Rustam SH, CPCLE, selaku Kuasa Hukum dari Bryan Tanbri, resmi mempolisikan Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Papua Barat atas dugaan pencemaran nama baik dan atau penggunaan surat palsu.

Laporan Polisi yang dilayangkan Rustam resmi tercatat di Polres Manokwari tertanggal 4 Juni 2020 dengan nomor Polisi: LP/424/VI/2020/Papua Barat/Res Manwar/

Rustam kepada media ini menyebut, dugaan pencemaran nama baik dan atau penggunan surat palsu itu terjadi di ruang sidang Pengadilan Negeri Manokwari pada tanggal 12 Desember 2019 lalu.

Saat itu lanjut Rustam, tengah dilaksanakan sidang gugatan perdata dengan agenda pembuktian surat dari kedua pihak yakni cliennya maupun Disperindag Provinsi Papua Barat tergugat 1 dan Disperindagkop dan UMKM Kabupaten Bintuni sebagai tergugat 2.

Saat itu, Disperindag Provinsi Papua Barat, sebagai tergugat 1 mengajukan bukti surat/dokumen palsu dari Kejaksaan Tinggi Papua Jayapura, terkait surat perintah penyerahan tersangka dan barang bukti (P21) yang menyatakan cliennya sebagai tersangka Narkotika dengan nomor surat: Print-146/R.1.4/Eku.2/08/2019.

Namun kenyataanya, cliennya tidak pernah diproses hukum dalam kasus narkotika.

Lebih lanjut kata Rustam, sidang perdata yang berlangsung itu berkaitan dengan putusan hakim tentang sidang kasus pidana nomor: 149/Pit.Sus/2019/PN MNK, yang amar putusannya menyatakan terdakwa Bryan Tanbri terbukti melakukan perbuatan yang didakwakan tetapi tidak dapat dijatuhi pidana karena perbuatan tersebut bukan merupakan pidana.

Hakim juga mengadili dengan melepaskan terdakwa dari segala tuntutan hukum, memulihkan hak hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan, harkat dan martabatnya, serta mengembalikan barang bukti miras yang saat itu disita.

Belakangan, cliennya merasa barang bukti yang berdasarkan putusan pengadilan itu harus dikembalikan, sudah tidak layak, sehingga cliennya mengajakan gugatan perdata.

Hasil sidang perdata pun cliennya diputuskan menang dengan mengadili para tergugat untuk membayar renteng Rp5.7 miliar atas kerugian itu. Namun, para tergugat menyatakan banding atas putusan ini.

Sementara Kuasa Hukum Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi Papua Barat, Yan Christian Warinussy, mengatakan gugatan dari Bryan Tanbri melalui kuasa hukumnya Rustam, salah kaprah. Seharusnya, surat itu ditulis perkara menyalahgunakan perijinan, bukan tindak pidana Narkotika.

“Inilah yang dijadikan alat untuk menggugat Kepala Disperindag Provinsi Papua Barat. Seharusnya untuk mempolisikan dilihat lah lebih seksama, sehingga tidak terjadi salah kaprah seperti ini,” tuturnya.

Selain itu, Warinussy mengatakan surat tersebut bercop Kejaksaan Tinggi Papua, dan ditandatangani Asisten Pidana Khusus serta cap Kejati Papua, yang berarti surat ini sah.

“Surat itu bukan dari Disperindag, Itu surat dari Kejaksaan Tinggi Papua. Surat itu kita ajukan sebagai barang bukti Disperindag yang terlibat bersama-sama Kejati Papua, Polda Papua Barat, di dalam melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap perkaranya Bryan Tanbri,” jelasnya.

“Jadi itu hanya kesalahan redaksional, Bryan Tanbri itu dipindahkan perkaranya dari Kejaksaan Tinggi Papua ke Kejaksaan Negeri Teluk Bintuni, untuk dituntut secara hukum di Pengadilan Negeri Manokwari, karena Kejaksaan Bintuni berada di wilayah hukum kerja Kejaksaan Negeri Manokwari,” sebutnya.

“Jadi surat tersebut hanya kesalahan redaksional, diketik seharusnya tindak pidana penyalahgunaan perijinan, yang tertera malahan tindak pidana Narkotika, hanya itu saja kesalahannya, tidak serta merta dikatakan itu surat palsu,” tandasnya.(akp/me)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Gubernur Dominggus Salurkan 5.329 Bapok Tahap III Untuk Masyarakat Teluk Bintuni

Published

on

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan saat membacakan sambutannya Pada acara penyerahan Bapok, Jumat (5/3/2021) di Teluk Bintuni.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan kembali menyerahkan 5.329 Bantuan Bahan Pokok (Bapok) untuk masyarkat terdampak covid-19 di Kabupaten Teluk Bintuni.

Penyerahan tersebut dilakukan di Auditorium Kantor Bupati teluk Bintuni, Jumat (5/3/2021) oleh Gubernur secara simbolis kepada masyarakat penerima, didampingi Wakil Bupati Matret Kokop, serta Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Derek Ampnier serta OPD terkait dilingkup pemprov PB.

Gubernur merincikan, Bantuan tahap pertama untuk Kabupaten Teluk Bintuni telah di salurkan lewat lembaga-lembaga keagamaan sebanyak 5.075 paket senilai Rp. 713.037.500,- (tujuh ratus tiga belas juta tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah).

Tahap kedua sebanyak 5.075 paket dan sekarang tahap ketiga sebanyak 5.329 paket senilai Rp. 748.724.500,- (tujuh ratus empat puluh delapan juta tujuh ratus dua puluh empat ribu lima ratus rupiah).

“Maka total keseluruhan untuk kabupaten teluk bintuni sebanyak 15.479 paket senilai rp. 2.174.799.500,- (dua milyar seratus tujuh puluh empat juta tujuh ratus sembilan puluh sembilan ribu lima ratus rupiah), dan untuk tahap ketiga saat ini sebanyak 5.329 paket,”sebut Gubernur

Bantuan Bapok tahap III tersebut diperuntukan untuk umat kristen protestan sebanyak, 2.949 paket, umat islam sebanyak 1.780 paket, umat kristen katolik sebanyak 570 paket, umat hindu sebanyak 20 paket, umat budha sebanyak 10 paket.

Menurut Dominggus, pembagian Bapok telah di atur secara bertahap untuk setiap kabupaten/kota di PB dan sekarang merupakan penyerahan tahap ke III, setelah penyerahan tahap I dan II yang telah di laksanakan.

“Dan untuk kuota tahap III, ada penambahan kuota sebanyak 5 % di setiap kabupaten/kota dari kuota tahap II, atau secara total penambahan tahap III sebanyak 5.642 paket se papua barat, khusus untuk kabupaten teluk bintuni penambahan sebanyak 254 paket,”kata Gubernur.

Tentu kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak covid -19 dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari melalui pembagian Bapok sesuai komoditi yang ada yakni beras 10 kg, gula 1 kg, tepung 1 kg dan minyak goreng 1 liter dalam kemasan.(JP/sos)

Continue Reading

Adat

Melalui Muscab Ke-VIII, Bupati Harap IBI Lahirkan Pemimpin Dengan Program Yang Realistis

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH sat Membuka Muscab VIII, IBI Manokwari, Jumat (5/3/2021).

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH membuka secara resmi Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Kabupaten Manokwari.

Muscab yang dipusatkan di Swissbel Hotel, Jumat (5/3/3/2021), Turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manokwari, Ny Febelina Indou, dan Pengurus ranting setiap Puskesmas yang ada di Wilayah Manokwari.

Bupati mengatakan, Sebagai forum tertinggi organisasi Muscab IBI diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang lebih baik atau minimal sama dengan kepemimpinan periode sebelumnya. Yang diharapkan mampu menyusun program kerja yang lebih realistis serta mampu menyentuh kebutuhan organisasi, khususnya dalam melaksanakan fungsi pengabdian kepada masyarakat.

“Muscab kali ini mengusung tema bidan merupakan Garda terdepan mengawal kesehatan Maternal neonatal melalui germas dan pelayanan yang berkualitas dengan adanya. Muscab juga merupakan ajang konsolidasi organisasi untuk lebih meningkatkan eksistensi pelayanan kebidanan sehingga bidan dapat memberikan pelayanan yang berkualitas,”ungkap Bupati

Menurut ia, Bidan merupakan tenaga profesional yang bermitra dengan kaum perempuan dan bertanggung jawab dalam memberikan dukungan asuhan sehat selama masa hamil ibu, masa persalinan dan masa nifas, memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri serta memberikan asuhan kepada bayi.

Peran bidan tersebut mencakup upaya pencegahan promosi kesehatan, pertolongan persalinan normal, deteksi komplikasi pada ibu dan anak, serta akses bantuan medis atau bantuan lain yang sesuai dan melaksanakan pertolongan kegawat daruratan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua bidan Selain sebagai tenaga fungsional juga telah menjadi bagian dari Garda terdepan penanganan covid 19. Dan terima kasih juga atas semua kerja kerasnya dalam menjalani kesehatan masyarakat, tetap fokus pada tugas masing-masing namun Jangan lupa tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus Corona di Manokwari,”ucap Bupati Indou.(JP/alb)

Continue Reading

Adat

Pemda Akan Perhatikan Program Ikatan Bidan Indonesia, Manokwari

Published

on

Foto Bersama Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH dan Pengurus IBI Kabupaten Manokwari, Jumat (5/3/2021) , Di Swisbel Hotel, Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Untuk mendorong pengembangan dalam hal kebidanan dan pelayanan kepada masyarakat terutama untuk ibu dan anak, kedepan Pemda Manokwari akan tetap memperhatikan program kerja Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Manokwari.

“Saya kira jika pemerintahan sebelumnya belum diperhatikan, maka kedepan akan kita perhatikan. Karena Pemerintah juga tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkam banyak tangan untuk mengakselerasi program kerja pemerintah,”ucap Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP., MH Jumat (5/3/2021) pada Musyawarah Cabang ke-VIII IBI Kabupaten Manokwari.

Untuk itu, Hermus berharap para bidan yang tergabung dalam IBI agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas mulianya. Pihaknya tidak memberikan janji tetapi yang jelas IBI akan mendapat perhatian Pemerintah Daerah. Sebagai upaya untuk terus mendorong percepatan pengembangan Bidan diwilayah ini.

“Saya memberikan apresiasi karena kehadiran organisasi IBI sebagai wadah berhimpun khusus para Bidan di Manokwari untuk memperjuangkan pelayanan kesehatan kepada Masyarakat tetapi juga untuk diri sendiri,”ucap Hermus

Menurut ia, tentu dalam memberikan pelayanan kepada semua masyarakat khusus dalam penanganan pelayanan terhadap ibu hamil dan anak pasti menemui banyak maslah juga keterbatasan. Tetapi patut disadari bahwa dalam keterbatasan tersebut para bidan sudah berjuang maksimal dengan potensi dan daya yang dimiliki.(JP/alb)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta