Connect with us

Papua Barat

Dinilai Tak Profesional Soal Aturan, KPU Sorsel Diadukan ke DKPP

Published

on

Calon Bupati dan Wakil Bupati Sorong Selatan (Sorsel) nomor urut 4, Piter Kondjol - Madum Nawawan (PRIMA).

TEMINABUAN, JAGATPAPUA.com – Calon Bupati dan Wakil Bupati Sorong Selatan (Sorsel) nomor urut 4, Piter Kondjol – Madum Nawawan (PRIMA), melaporkan KPU setempat ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan Umum (DKPP).

Laporan ini terkait belum adanya bukti pemberhentian salah satu Paslon dari status PNS. Padahal, syarat pengunduran diri harus diserahkan setelah bakal calon ditetapkan menjadi calon. Namun hingga 1 bulan jelang pemilihan, surat pengunduran diri belum juga diserahkan.

“Ini menunjukan KPU Sorsel sebagai penyelenggara tidak professional dalam menegakan aturan atau tindakan hukum sehubungan dengan tidak terpenuhinya persyaratan salah satu Paslon,” kata Calon Bupati Sorsel, Pieter Kondjol, kepada jagatpapua.com, melalui telepon selulernya, Jumat (20/11/2020).

Kondjol mengatakan persoalan itu diketahui saat akan dilaksanakan debat kandidat, SK pengunduran diri tersebut belum juga dimiliki oleh calon tersebut.

“Ini yang membuat saya dan dua Paslon lainnya melakukan walk out dari debat publik, meski Ketua KPU meminta debat tetap dilaksanakan,” tukasnya.

Menurut dia, persoalan ini tidak terkait secara langsung dengan ia sebagai pelapor. Namun, berdasarkan asas keadilan, sikap KPU Sorsel yang tidak melakukan tindakan hukum dan mengeluarkan keputusan dinilai telah merugikan Paslon lainnya.

“Persoalan ini sudah melanggar aturan, dan tidak sesuai PKPU Nomor 69, dimana setelah bakal calon ditetapkan sebagai calon, wajib mengundurkan diri dari ASN. Namun 1 bulan sebelum pencoblosan, SK pengunduran diri belum diserahkan ke KPU sebagai persyaratan,” tandas Kondjol.(me)

Continue Reading
Advertisement


 

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Manokwari

Warga Maskeri dan Waropen Dukung Paslon HEBO di Pilkada Manokwari

Published

on

Calon Bupati Manokwari Hermus Indou, saat disambut sesepu dan seluruh masyarakat dengan tarian adat Waropen.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Jelang pelaksanaan Pilkada tanggal 9 Desember 2020, Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 2, Hermus Indou – Edy Budoyo (HEBO), terus mendapat dukungan dari masyarakat Manokwari.

Kali ini dukungan itu datang dari masyarakat di kompleks Maskeri dan Waropen, saat Paslon HEBO, menggelar kampanye, Jumat (27/11/2020).

Bahkan kehadiran Paslon ini disambut sesepu serta seluruh masyarakat dengan tarian adat Waropen.

Perwakilan Pemuda Kompleks Maskeri dan Waropen, Haryono May menyatakan Paslon HEBO, akan menang mutlak di TPS setempat dengan Jumlah DPTnya adalah 300.

“Dukungan untuk Paslon HEBO, merupakan komitmen bersama seluruh masyarakat di kompleks Maskeri dan Waropen. Sehingga kami optimis HEBO akan menang di Pilkada Manokwari,” ucapnya.

Ia pun menyampaikan 5 poin aspirasi yang diyakini dapat dijawab oleh Paslon HEBO ketika terpilih. Yaitu pembangunan rumah layak huni untuk 5 kepala keluarga, normalisasi kali dan bantuan modal usaha, lampu jalan lingkungan, serta perbaikan jalan dan drainase.

Sementara Mantan Ketua DPRD Manokwari, Dedy S May mengatakan masyarakat perlu tahu bahwa Paslon HEBO tidak perlu diragukan, dari sisi pengalaman pemerintahan sudah sangat layak menjadi Bupati dan Wakil Bupati.

“Karena memang dibesarkan dan dikaderkan di birokrasi, karena uang menjadi Kepala Daerah itu orang yang harus memiliki pengalaman yang cukup matang,” ungkap Dedy.

Selain itu, sejarah mencatat Hermus Indou adalah salah satu pejuang pemekaran provinsi Papua Barat, serta Paslon HEBO juga didukung hampir mayoritas anggota DPRD, sehingga apapun program kerjanya pasti didukung oleh DPRD.

“Rakyat bersama Kepala Daerah dan DPRD harus bersinergi. Dan Pak Hermus ini kitong pu ipar dan pak Edy sama-sama Saireri, sehingga dukungan masyarakat itu benar dan tidak ada cela untuk disalahkan,” tandas Dedy.

Sementara Hermus mengatakan aspirasi masyarakat tetap akan menjadi perhatian dimasa pemerintahannya. Sehingga saat ini yang dijaga adalah komitmen bersama yang sudah dibangun untuk kemudian dapat memenangkan HEBO di Pilkada Manokwari.

“Aspirasi bapak ibu, tetap kami perhatikan dan realisasikan, asalkan kita berjuang bersama untuk memenangkan Paslon HEBO di Pilkada Manokwari,” tandasnya.(advetorial)

Continue Reading

Manokwari

Masyarakat Jalan Merdeka Siap Menangkan Paslon HEBO di Pilkada 2020

Published

on

Calon Bupati Manokwari, Hermus Indou, saat berkampanye dibkompleks Jalan Merdeka.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Warga di wilayah Jalan Merdeka, Distrik Manokwari Barat, menyatakan dukungannya untuk Pasangan Calon (Paslon) Hermus Indou dan Edy Budoyo di Pilkada Manokwari tahun 2020.

Selain pernyataan, dukungan tersebut dimateraikan dengan sambutan secara adat biak Mansorandak, serta prosesi suling tambur dan pengalungan bunga, saat Paslon dengan jargo HEBO, mengunjungi diwilayah itu, Jumat (27/11/2020).

Hermus Indou mengatakan, tujuan kedatangannya bersama tim koalisi HEBO di sekitar Jalan Merdeka adalah untuk meminta ijin dan doa restu serta memohon dukungan suara di Pilkada tanggal 9 Desember 2020.

“Mari pilih pemimpin yang tepat dan memiliki rasa kewajiban yang besar untuk pembangunan daerah dan kemajuan masyarakat Manokwari,” ucap mantan Ketua KNPI Papua Barat ini.

Menurut ia, pemimpin yang mampu adalah pemimpin yang memiliki konsep pembangunan yang baik, berasal dari konsep pemikiran sendiri, dan konsep pembangunan orang lain.

“Pemimpin demikian tentu mampu melaksanakan tugasnya dalam membina rakyat dan mengarahkan pembangunan yang baik guna membawa perubahan bagi masyarakat dan Kabupaten Manokwari kedepan,” terangnya.

Selain itu, lanjut dia pemimpin harus memiliki kasih tanpa diskriminasi dan kebersamaan juga harus dijaga demi kenyamanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pemilihan ini bagian dari perjuangan masyarakat, sehingga perjuangan masyarakat kiranya tidak sia-sia dan mampu memilih Bupati dan Wakil Bupati yang tepat,” tutupnya.

Sebelumnya, dalam orasi politik Ketua DPW Perindo Papua Barat, Marinus Bonepay mengatakan, Hermus Indou dan Edy Budoyo adalah figure pemimpin yang layak diperjuangkan masyarakat. Karena keduanya memiliki latar belakang birokrasi yang cukup berpengalaman di pemerintahan.

“Keterwakilan 19 anggota DPRD Manokwari adalah wujud kebersamaan antara eksekutif dan legislative dalam memperjuangkan program kerja yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat Manokwari,” ujarnya.

Untuk itu, dia mengajak seluruh masyarakat Manokwari dapat memberikan dukungan suaranya kepada Paslon HEBO, agar aspirasi masyarakat dapat diperhatikan bahkan diwujudkan dalam pemerintahan HEBO.(advertorial)

 

Continue Reading

Manokwari

Cabub Hermus Ingatkan Warga Mansaburi Jaga Komitmen Dukungan Paslon HEBO

Published

on

Calon Bupati Manokwari Nomor urut 2, Hermus Indou, bersama masyarakat Mansaburi, Distrik Masni.

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Calon Bupati Manokwari Nomor urut 2, Hermus Indou, mengingatkan masyarakat Mansaburi, Distrik Masni, agar menjaga komitmen untuk memenangkan Paslin Hemus-Budoyo di Pilkada Manokwari.

“Atas nama Hermus-Budoyo (HEBO) dan tim pemenangan, saya ucapkan terima kasih sudah menerima kami. Saya ingatkan, Pilkada tinggal hitungan hari, dan tanggal 9 Desember 2020, bapak ibu akan memilih Bupati dan Wakil Bupati. Saya percaya masyarakat di Mansaburi telah komitmen memilih Paslon HEBO,” ucapnya, Kamis (26/11/2020) saat bertemu warga Mansaburi.

Menurut dia, pilihan politik warga harus dijaga untuk HEBO, sehingga pada hari H dapat dilaksanakan dengan baik tanpa ada gangguan. Karena menjelang hari pemilihan akan banyak godaan dengan menawarkan banyak hal kepada warga untuk memilih Paslon tertentu.

“Saya berharap warga tetap pilih nomor urut 2 yaitu Hermus Indou dan Edy Budoyo. Karena kemenangan HEBO, maka aspirasi yang sudah disampaikan dan diharapkan dapat diwujudkan,” ujar Hermus.

Selain itu, Hermus juga mengingatkan, khusus tim sukses HEBO, agar dalam memperjuangkan hak politik tetap waspada dan berhati hati serta tidak menggunakan kekerasan terhadap orang lain. Biarkan warga memilih dengan kerelaan hatinya.(advetorial)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta