11.9 C
Munich
Senin, Oktober 25, 2021

Cegah Banjir Warga Senopi Spontan Bangun Reklamasi Sungai Api

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA. com – Masyarakat di Tiga Kampung Sumo, Pofekanya dan Senopi, Distrik Senopi, Kabupaten Tambrauw, mengumpulkan dana swadaya untuk mereklamasi tikungan tanjung jembatan Kali Api sepanjang 120 Meter.

Proses pekerjaan dilakukan, Senin, (23/8/2021), dengan menyewa alat berat milik Hj Lenggang, salah satu kontraktor yang selama ini beroperasi di wilayah tersebut. Namun keterbatasan dana, pekerjaan reklamasi ini dilakukan secara terbatas.

“Masyarakat di tiga kampung ini menyadari potensi terjadinya bencana banjir sangatlah tinggi. Apalagi banjir sebelumnya pernah masuk ke pemukiman warga, sehingga dinilai berbahaya, karena itu mereka menggelar aksi spontan pengumpulan dana untuk mereklamasi aliran sungai Api yang melintasi wilayah Senopi,” kataKepala Distrik Senopi, Laurensius Titit.

Dia juga mengatakan reklamasi sungai ini murni inisiatif warga. Namun prosesnya terbatas karena hambatan dana, sehingga pihaknya berharap pemerintah daerah baik di tingkat kabupaten maupun provinsi dapat memperhatikan kondisi warga Senopi yang terancam banjir sejak beberapa tahun terakhir.

“Semoga pemerintah daerah baik bupati maupun gubernur dapat melihat hal ini dan tergerak untuk membangun talut atau bronjong yang lebih besar dan kuat sehingga mampu menghalau banjir,” terangnya.

Harapan yang sama juga diungkapkan, Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Senopi, Paulus Ajambuani. Ia pun meminta pemerintah tidak boleh mengabaikan kondisi warga yang terus terancam bencana banjir seperti di Senopi dan sekitarnya.

“Pemerintah harus memperhatikan masalah ini sebelum terjadi korban jiwa, dqn berbekal inisiatif warga, akhirnya pekerjaan reklamasi sungai Api dapat berjalan,” ucapnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dana swadaya sumbangan Kepala Distrik Senopi sebesar Rp 2.000.000,00 dan warga Rp 300.000,00.

“Kita berusaha bekerja dan menyumbangkan apa yang kami miliki, karena kalau menunggu pemerintah tidak akan ada solusi yang cepat. Karena itu kita kerja dulu, semoga ini bisa dilihat oleh bupati Tambrauw dan dinas terkait,” tandasnya.(jp/adv)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta