18.6 C
Munich
Senin, Juli 26, 2021

Bupati Dan Wabub Manokwari Awali Pembangunan 20 Unit Rumah Program BSPS Di Dobut

Must read

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari Hermus Indou dan Wakil Bupati Drs Edy Budoyo mengawali pembangunan 20 Unit rumah Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2021, Selasa (19/5/2021), di Kampung Dobut, Distrik Manokwari Selatan.

Pembangunan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati, Wakil Bupati, Kader PDIP Ida , diikuti Kepala Kampung Dobut, dan Hamba Tuhan jemaat GMAK Advent Pdt Hans Ubey.

“Saya apresiasi bagi semua pihak yang sudah berkontribusi dalam pembangunan perumahan ini, juga partisipasi masyarakat,”ucap Bupati Indou

Ia meminta dukungan dari masyarakat setempat, sehingga diberikan hikmat oleh Tuhan, agar program pembangunan Manokwari kedepan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia mengakui, wilayah kampung Dobut adalah kampung merah, yang berdiri kokoh berjuang memenangkan Hermus-Budoyo pada saat Pilkada 2020, bersama warga kampung lainnya di Manokwari.

Pembangunan rumah merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat termasuk sandang, pangan, dan papan, sebagai solusi keluar dari persoalan kemiskinan. Hal ini merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Manokwari.

“Masyarakat harus bisa makan, apalagi untuk anak-anak. Gizi anak harus terpenuhi baru otak bisa bekerja. Pemerintah kedepan berupaya dalam keterbatasannya membangun dan menyediakan rumah bagi warga masyarakat yang layak menerima,”papar Bupati

Menurut ia, ada dua pendekatan yang dilakukan untuk membangun manokwari, yaitu mendorong kesejahteraan masyarakat dimulai dari kampung, menata Manokwari sebagai kota peradaban difokuskan di areal kota.

” Untuk kampung seperti ini kedepan selain rumah dan jalan, air bersih listrik serta kebutuhan lainnya kita coba penuhi,”ujarnya

Menurut Bupati, masyarakat sudah memberikan yang terbaik bagi Hermus-Budoyo, maka pihaknya juga berupaya memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Kedepan perumahan akan mulai ditata, melalui tiga pendekatan.

“Yaitu pertama, bangun rumah jadi dan serahkan kunci kepada masyarakat yang berhak menerima. Juga mencoba menyediakan BBR rumah swadaya bagi masyarakat. Kemudian, warga yang sudah mempunyai lahan dan pondasi rumah, pemerintah menyiapkan BBR. Kami akan mencoba kebijakan ini pada 2022. Termasuk kita siapkan bantuan tunai,”ungkap Bupati.(JP/ALB)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article