Connect with us

Ekonomi & Bisnis

Billy Mambrasar Sumbang Gaji Untuk Pasang Wifi di Asrama Mahasiswa Asal Papua

Published

on

JAKARTA, JAGATPAPUA.com – Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, melanjutkan programnya untuk memberikan dukungan terhadap anak Papua dalam bidang pendidikan.

Program terbaru, yakni memberikan respon permintaan bantuan dari mahasiswa Papua di beberapa kota studi, yang mengalami masalah karena adanya pembatasan sosial akibat Pandemi Covid-19, berupa pemasangan Wifi.

Bantuan di asrama mahasiswa Papua tersebut merupakan inisiatif dari Tim Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, dengan menggunakan uang gajinya dan gaji timnya. Anggota timnya terdiri dari Nanny Uswanas (asal Fakfak), Sonya Uniplaita/Mahuze (Asal Merauke) dan Annes Faidiban (Asal Manokwari).

Sementara adanya wabah virus Covid-19 di Indonesia, mahasiswa asal Papua pada umumnya berubahnya sistem kegiatan belajar akademik dilakukan secara daring. Dengan kebijakan sistem baru tersebut, maka diperlukan adanya kebutuhan nilai Giga Byte (GB) lebih tinggi untuk koneksi internet yang baik. Kebutuhan tambahan tersebut cukup memberatkan mahasiswa Papua secara ekonomi.

Serta penambahan biaya penunjang kegiatan belajar yang dirasa cukup memberatkan banyak pihak khususnya mahasiswa asal Papua yang tengah mengenyam pendidikan di Jakarta. bukan hanya biaya kebutuhan seperti sewa tempat tinggal dan konsumsi sehari-hari yang menjadi beban tanggungan mereka, kini kebijakan kuliah daring harus menjadi satu tanggungan besar yang menjadi dilema untuk mereka hadapi.

Pertimbangan dalam mengedepankan kebutuhan pangan atau kuota internet untuk kebutuhan studi, dimana keduanya merupakan yang terpenting saat ini harus di prioritaskan. Sedang perekonomian di masa pandemi, sangatlah membuat semua kalangan khususnya mahasiswa harus ikat pinggang sekuat mungkin.

Terlebih, hal ini menjadi kendala bagi banyak mahasiswa papua karena sebagian besar bergantung baik pada beasiswa pemerintah pusat melalui program afirmasi maupun beasiswa pemerintah daerah. Dimana, beasiswa yang mereka terima tidak cukup guna memenuhi kebutuhan dasar terlebih lagi untuk bisa membeli kuota internet.

Melihat pentingnya permasalahan ini, Billy Mambrasar dan tim merespon dengan memberikan bantuan kepada asrama yang bersedia.

Respons tersebut berupa pemasangan wifi di tempat tinggal terpadu seperti asrama, serta membelikan paket data/kuota internet kepada beberapa mahasiswa asal Papua yang tengah berkuliah di Jakarta.

Billy Mambrasar mengungkapkan, alasan pemasangan wifi tersebut karena itu merupakan urgensi kebutuhan yang harus segera dijawab, permintaan dari mahasiswa yang tinggal di asrama membutuhkan koneksi internet yang cepat serta stabil.

Apalagi dalam waktu dekat beberapa kampus akan memulai perkuliahan secara virtual yang akan dimulai sesegeranya, September ini.

Selain itu, pria kelahiran Serui, kepulauan Yapen, Papua ini pun sedang mencari dukungan terutama kepada beberapa Internet Service Provider (ISP) nasional, untuk mendukung inisiatif mereka agar dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan dalam skala yang lebih besar, sehingga lebih banyak banyak mahasiswa/asrama yang bisa dijangkau kedepannya.

Sampai saat ini sudah 4 asrama yang menjadi rumah bagi lebih dari 100 mahasiswa Papua yang sudah dipasang wifi serta 30 mahasiswa di Jakarta yang dikirim kuota 2GB.

“Kami berharap semua asrama mahasiswa Papua dapat terkoneksi internet cepat, untuk itu kami terus berupaya mencari dukungan baik kepada pemerintah, BUMN maupun pihak swasta,” jelas Billy Mambrasar menerangkan misinya bersama tim.

Saat ini Billy Mambrasar dan tim masih melakukan pembahasan untuk pemasangan wifi gratis dengan salah satu asrama mahasiswa Papua di Jakarta, yang dihunia mahasiswa asal Papua sejumlah hampir 100 orang dan juga di Bandung.

Tidak ada persyaratan khusus bagi asrama Papua yang akan dipasangkan wifi gratis tersebut. Billy Mambrasar bersedia membantu sesuai dengan permintaan dan kebutuhan asrama.

Billy Mambrasar dan Tim segera turun langsung ke asrama yang mengajukan permintaan, berdiskusi dan melihat secara langsung kondisi asrama tersebut. Memastikan jumlah mahasiswa yang berada di asrama, serta memastikan penghuni asrama bersedia menerima letaknya diinstalasi wifi.

Kunjungan ke asrama itu sudah dimulai sejak bulan Maret 2020, dengan mendatangi asrama dan menyampaikan beberapa bansos berupa sembako. Kemudian di bulan Augustus 2020 dilaksanakan program pemasangan wifi gratis.(rls)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Jangan Ganti Peserta, Lulusan Pesparawi XIII PB Disiapkan Berlaga Di Ajang Nasional 2022

Published

on

Sekda Papua Barat, DR Drs Nataniel Mandacan M.Si.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Ketua Umum LPPD Provinsi Papua Barat DR Drs Nataniel Mandacan M.Si mengingatkan kepada seluruh LPPD tingkat Kabupaten Kota Se-PB agar tidak asal mengganti peserta pemenang lomba peseparawi disemua Kategori hasil Pesparawi ke-XIII Se-Tanah Papua Tingkat Provinsi PB tahun 2021.

“Karena mereka (Peserta) dipersiapkan untuk bertanding pada Pesparawi ke-XIII tingkat Nasional maret 2022 di Jogjakarta,”kata Nataniel

Menurutnya, berdasarkan petunjuk LPPN, setiap daerah wajib mengikutsertakan kontingen Pesparawinya pada 12 kategori lomba, sehingga PB juga mengiktui petunjuk tersebut dengan tetap mengikutsertakan kontingen Pesparawi untuk 12 kategori dimaksud.

“Meskipun ada pergantian tetapi diharapkan tidak mencapai 15 persen maksimal 2 sampai 3 saja, karena terlalu banyak diganti tentu mempengaruhi suara pada saat lomba ditingkat nasional,”tandas Nataniel.(JP/Sos)

Continue Reading

Adat

Bupati Hermus Pastikan Besok Mulai Proses Pemberkasan CPNS Formasi 2018 

Published

on

Ratusan Peserta CPNS Formasi tahun 2018, pemerintah Daerah Manokwari, mendatangi Kantor Bupati, Menuntut kejelasan Proses Pemberkasan, Senin (8/3/2021) di Halaman Kantor Bupati, Sowi Gunung, Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH bersama Wakil Bupati Drs Edy Budoyo menerima aspirasi ratusan CPNS Formasi 2018, Senin (8/3/2021) di Halaman Apel Kantor Bupati, Sowi Gunung, Manokwari.

Menurut ia, pemberkasan CPNS Formasi 2018 sudah menjadi perhatian Pemda Manokwari, dan akan dibuka oleh BKD Kabupaten Manokwari mulai besok Selasa (9/3/2021), dan dipastikan pemberkasan akan rampung Senin pekan depan.

“Saya harap kerja sama yang baik dari para peserta CPNS agar selama proses pemberkasan dilakukan dapat memberikan contoh yang baik serta tetap menjaga situasi kemanan di wilayah Manokwari,”Harap orang Nomor 1 di Manokwari ini.

“Formasi umum sebanyak 380 orang dan pemda sudah berupaya melakukan koordinasi untuk penambahan bagi OAP sebanyak 190, sehingga total formasi CPNS 2018 Kabupaten Manokwari berjumlah 570, ini pemberkasannya akan diproses secara bersamaan,”beber Bupati Hermus.

Dari pantauan jagatpapua.com, ratusan peserta CPNS tersebut membawa spanduk berisi tulisan tuntutan peserta CPNS yang lulus formasi tahun 2018. Yang pada poin pertama menuntut agar Pemerintah daerah Manokwari segera tentukan tanggal proses pemberkasan CPNS kabupaten Manokwari tahun 2018 dalam waktu dekat dalam bulan Maret 2021.(JP/sos)

Continue Reading

Adat

Gubernur Dominggus Salurkan 5.329 Bapok Tahap III Untuk Masyarakat Teluk Bintuni

Published

on

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan saat membacakan sambutannya Pada acara penyerahan Bapok, Jumat (5/3/2021) di Teluk Bintuni.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan kembali menyerahkan 5.329 Bantuan Bahan Pokok (Bapok) untuk masyarkat terdampak covid-19 di Kabupaten Teluk Bintuni.

Penyerahan tersebut dilakukan di Auditorium Kantor Bupati teluk Bintuni, Jumat (5/3/2021) oleh Gubernur secara simbolis kepada masyarakat penerima, didampingi Wakil Bupati Matret Kokop, serta Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Derek Ampnier serta OPD terkait dilingkup pemprov PB.

Gubernur merincikan, Bantuan tahap pertama untuk Kabupaten Teluk Bintuni telah di salurkan lewat lembaga-lembaga keagamaan sebanyak 5.075 paket senilai Rp. 713.037.500,- (tujuh ratus tiga belas juta tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah).

Tahap kedua sebanyak 5.075 paket dan sekarang tahap ketiga sebanyak 5.329 paket senilai Rp. 748.724.500,- (tujuh ratus empat puluh delapan juta tujuh ratus dua puluh empat ribu lima ratus rupiah).

“Maka total keseluruhan untuk kabupaten teluk bintuni sebanyak 15.479 paket senilai rp. 2.174.799.500,- (dua milyar seratus tujuh puluh empat juta tujuh ratus sembilan puluh sembilan ribu lima ratus rupiah), dan untuk tahap ketiga saat ini sebanyak 5.329 paket,”sebut Gubernur

Bantuan Bapok tahap III tersebut diperuntukan untuk umat kristen protestan sebanyak, 2.949 paket, umat islam sebanyak 1.780 paket, umat kristen katolik sebanyak 570 paket, umat hindu sebanyak 20 paket, umat budha sebanyak 10 paket.

Menurut Dominggus, pembagian Bapok telah di atur secara bertahap untuk setiap kabupaten/kota di PB dan sekarang merupakan penyerahan tahap ke III, setelah penyerahan tahap I dan II yang telah di laksanakan.

“Dan untuk kuota tahap III, ada penambahan kuota sebanyak 5 % di setiap kabupaten/kota dari kuota tahap II, atau secara total penambahan tahap III sebanyak 5.642 paket se papua barat, khusus untuk kabupaten teluk bintuni penambahan sebanyak 254 paket,”kata Gubernur.

Tentu kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak covid -19 dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari melalui pembagian Bapok sesuai komoditi yang ada yakni beras 10 kg, gula 1 kg, tepung 1 kg dan minyak goreng 1 liter dalam kemasan.(JP/sos)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta