Connect with us

Adat

Billy Mambrasar Minta Bank Mandiri Berikan Modal Usaha Kepada Anak Papua

Published

on

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar terus berusaha lahirnya pengusaha muda di seluruh Indonesia, khususnya di Tanah Papua.

Salah satu pendiri giat sosial Papua Muda Inspiratif dikenal selalu berjuang mendorong lahirnya wirausahawan dan wirausahawati dari kalangan anak muda Papua.

Dalam sebuah acara webminar tentang kewirausahaan, yang diselenggarakan oleh program Wirausaha Muda Mandiri dari Bank Mandiri pada Jumat (18/09), Billy meminta agar program tersebut dapat mengembangkan sayapnya, untuk dapat juga memberikan pelatihan dan modal, bagi para pelaku usaha muda di Papua.

Hadir pula dalam acara yang bertajuk “Sosialisasi Wirausaha Muda Mandiri” adalah Rektor Universitas Cenderawasih, Jayapura, Dr. IR. Apolo Safanpo, dan Rektor UNIPA Manokwari, Dr. Meky Sagrim S.P. Msi.

“Saya meminta kepada Bank Mandiri agar juga bisa memberikan modal usaha kepada seluruh anak-anak di Papua, dan anak-anak Papua juga bisa diberikan pelatihan supaya paham bagaimana cara mengatur strategi bisnis yang akan di garap oleh mereka nantinya, sehingga dapat meningkatkan perputaran uang, pergerakan ekonomi, dan pengurangan Kemiskinan” ujar Putra asal Teluk Cenderawasih Papua, yang juga memiliki beberapa unit usaha.

Hal ini menurut Billy Mambrasar sebagai langkah pemberian hak baik bagi masyarakat Papua untuk secara adil, dapat meningkatkan taraf ekonominya, sebagai mana yang di ketahui bahwa wilayah Papua dan Papua Barat masih berada dalam indikator-indikator pembangunan ekonomi yang relatif masih perlu banyak perbaikan.

Khususnya di era pandemic Covid 19 ini, seperti arahan dari Presiden Jokowi, menurut Billy, protokol kesehatan harus dipatuhi, dengan program-program stimulus ekonomi tetap harus digalakkan agar tidak terjadi resesi.

Permintaan Billy Mambrasar tersebut disambut baik oleh Pihak Wirausaha Muda Mandiri, yang memang berkomitmen untuk melakukan ekspansi kegiatannya hingga ke timur Nusantara ini.

Asisten Vice President Bank Mandiri, Leonardo Guntur Silitonga menjelaskan bahwa WMM adalah program permodalan bagi pelaku usaha hasil dari dana CSR Bank Mandiri yang diselenggarakan sejak tahun 2007 lalu. Tujuannya adalah mendukung penciptaan wirausahawan muda yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Bank mandiri selaku BUMN konsen mendukung setiap program yang bertujuan untuk memajukan perekonomian di indonesia, khusus nya di Papua,” kata Leo.

Namun Leo menyayangkan bahwa sejak awal program ini baru satu anak muda asal Papua yang mengikuti pelatihan dan berhak mendapatkan modal usaha dari Bank Mandiri.

Dengan hadirnya Billy Mambrasar dalam webminar tersebut, pihaknya berharap banyak anak Papua yang nantinya akan ikut serta dalam program WMM ini.

Terkait alasan dihadirkannya sosok Billy Mambrasar dalam webminar tersebut, Leo mengatakan, bahwa Billy yang kini juga tengah menjabat sebagai Staff Khusus Presiden merupakan sosok inspiratif dari bumi cendrawasih.

“Sosok kak Billy kalau kita tanya ke anak muda sini (Papua) siapa yang paling dikagumi saat ini ya memang kak Billy Mambrasar,” ungkap Leo.(rls)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Kepsek Diingatkan Tak Pungut Biaya Sekolah Selama Pandemi Covid-19

Published

on

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat, Barnabas Dowansiba MPd.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Para kepala Sekolah (Kepsek) jenjang pendidikan SMA, SMK dan SLB baik Negeri maupun Swasta se-Papua Barat diingatkan agar tidak melakukan pungutan biaya Sekolah selama Pandemic Covid-19.

“Untuk menghadapi covid-19 serta Ujian Sekolah (US) atau penilaian akhir sekolah (PAS) wajib memperhatikan beberapa hal yaitu sekolah tidak boleh melakukan pungutan biaya yang membebani siswa dan orang tua murid, biaya ujian sekolah atau penilaian akhir sekolah akan menggunakan biaya dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua Barat dan Bantuan Operasional Sekolah sesuai petunjuknya,”kata kepala Dinas Pendidikan Papua Barat, Barnabas Dowansiba MPd, melalui Surat Edaran Nomor 420/245/DP-III/2021 tentang pungutan Biaya yang ditujukan kepada para Kepsek di semua jenjang pendidikan se-PB, Kamis (4/3/2021).

Selain itu Barnabas juga menegaskan, bahwa pabila ada pungutan maka harus berdasarkan musyawarah mufakat bersama dengan komite sekolah dan apabila ada sekolah yang telah melakukan kebijakan pemungutan biaya US atau PASpenilaian maka mohon untuk dikembalikan secara baik dan bertanggung jawab.

Sedangkan pengawas sekolah berperan untuk memantau dan melaporkan kepada Kepala Dinas sesuai tugas pokok dan fungsinya.

“Saya sdh temukan beberapa sekolah yg sdh melakukan pemungutan. Selanjutnya saya akan menegur sekolah tersebut, dan pengawas harus tingkatkan pengawasan,”tegas Barnabas.(JP/me)

Continue Reading

Adat

Berikan Contoh Kepada Masyarakat, Bupati Manokwari Disuntik Vaksin Corona

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH, saat menjalani Screening untuk persiapan penyuntikan Vaksin Corona, Rabu (3/3/2021) di Gedung Arfak, Polda PB..

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Sebagai Publik Figure, wajib memberikan contoh positif kepada masyarakat terkait vaksinasi Covid-19.

Hal ini dilakukan Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH, yang menjalani vaksinasi Rabu (3/3/2021), di Gedung Arfak Polda PB, Maripi, Manokwari.

“Vaksinasi yang dilakukan hari ini adalah untuk kesehatan dalam memutus mata rantai Corona, dan setelah saya divaksin sy tetap sehat dan tidak ada efek samping, Sangat aman,” kata Hermus

Sebagai Bupati ia mengajak seluruh warga masyarakat menyiapkan diri untuk divaksin, sehingga dapat dipastikan bahwa khusus untuk Manokwari kita bisa berantas penyebaran virus covid-19.

“Semua warga masyarakat kita bisa hidup sehat aman dan juga nyaman,”tandas hermus

Sebagai pejabat publik Hermus menambahkan, baik Gubernur bersama jajarannya, juga Bupati dan wakil bupati serta forkopimda dijajaran pemda kabupaten Manokwari, wajib hukumnya untuk divaksin sehingga melindungi diri kita sendiri tetapi juga melindungi masyarakat.

Karena bentuk aktivitas pemerintah sebagai publik figure diakui cukup tinggi, pelayanan yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Sehingga kita juga harus memastikan diri tidak menjadi sumber penyebaran Corona. Karena tindakan dalam memproteksi diri sudah dilakukan terlebih dulu melalui vaksinasi.

“Tentu pencanangan serta Penyuntikan vaksinasi yang dilakukan hari ini juga untuk membangun spirit dan juga memberikan contoh bagi seluruh warga masyarakat khususnya di kabupaten Manokwari,”ucap orang Nomor 1 di Manokwari ini.(JP/me)

 

Continue Reading

Adat

Bupati: Perpanjangan Runwey Bandara Dan Relokasi Permukiman Warga Segera Dilakukan

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com-Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH akan menggelar Rapat bersama OPD terkait, untuk membahas sejauh mana upaya pemerintah dalam proses perpanjangan Runway Bandara Rendani dan Relokasi perumukiman Warga terdampak ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah.

“Saya sudah memanggil OPD terkait besok kami rapat untuk memastikan upaya yang sudah dana tau belum dilakukan terkait proses perpanjangan Runway dan relokasi warga yang masuk dalam areal perpanjangan bandara. Sehingga kita segera intensifkan upaya relokasi masyarakat tersebut sesuai kebijakan yang ada,”kata Bupati Indou, usai mengikuti acara Launching vaksinasi Tahap II, Rabu (3/3/2021) di Gedung Arfak Polda PB.

Upaya pemerintah Pusat , Pemerintah Provinsi Papua Barat, Kabupaten Manokwari dalam membangun bandara Rendani menjadi lebih memadai kata Hermus merupakan upaya yang sangat baik bagi pembangunan Manokwari kedepan.

“Dengan memiliki kapasitas Bandara yang cukup memadai untuk didarati oleh jenis pesawat berbadan lebar, Saya kira ini sangat penting dan tentu kami sebagai pemda Manokwari kita sangat mendukung,”tandas Hermus

Pembangunan Bandara juga diharapkan harus memiliki konektivitas, bentuk infrastruktur yang dibangun di sekitar Bandara harus terkonek dengan semua infrastruktur terkait yang berada di Manokwari.

“Kita juga saat ini sedang menyusun rencana induk pembangunan Kabupaten Manokwari sebagai Ibu Kota Provinsi termasuk pembangunan dan infrastruktur secara menyeluruh,”ujarnya

Kemudian pihaknya juga berharap masyarakat yang berada di areal Bandara harus mengerti kebijakan ini, sebab pemerintah telah berupaya untuk menyiapkan lahan bagi relokasi penduduk yang terkena dampak perpanjangan landasan Pacu Bandara.

Dan dalam waktu dekat pelaksanaan relokasi dimaksud akan dilakukan, sehingga apapun resikonya pemerintah sudah siap untuk bertanggung jawab.(JP/alb)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta