Connect with us

Papua

Berhenti Fitnah Billy Mambrasar dan Biarkan Kaka Napi Dia Berkarya

Published

on

Design Gambar Kartun oleh : Calvin Awarawi, Instagram : @calvindesign29

Oleh : Petrus Faidiban

JAGATPAPUA.com – Billy Mambrasar, seorang dari keluarga sangat sederhana di Saireri, Papua, yang kini menjabat sebagai staf khusus Presiden sudah kerap berhadapan dengan fitnah dan teror. Sebagai seorang anak Papua yang pernah diberikan pendampingan pengembangan diri oleh beliau (Panggilan Akrabnya: Kaka Billy), saya paham betul, bahwa Kaka Billy memiliki mental yang kuat.

Fitnahan dan hoax tersebut justru membuat Billy Mambrasar terus memberikan karya yang bermanfaat buat masyarakat Papua dan Indonesia secara keseluruhan. Mental kuatnya itu ditunjukkan di salah satu wawancara media Nasional, dimana Kak Billy berkata dengan penuh ketulusan: “Saya sudah ser*ing menghadapi hinaan sejak saya kecil dan harus berjualan kue di Kampung saya. Fitnahan dan Hinaan saya saat ini, akan saya anggap sebagai ujian ketahanan Iman saya Kepada Tuhan”.

Sebagai Staf Khusus Presiden Indonesia, yang juga anak muda Papua yang berprestasi, Billy Mambrasar telah menciptakan image dan contoh yang baik, untuk kami anak-anak Papua lain, agar terus berkarya.

Saya mengenal betul, apa yang Kaka Billy telah lakukan sebagai pendidik dan pelatih kewirausahaan, sejak tahun 2009, saat-saat Kak Billy telah menyelesaikan pendidikannya di ITB Bandung. Kak Billy kemudian mendirikan Yayasan Kitong Bisa, dan melanjutkan program penyiapan generasi Muda Papua untuk menjadi pengusaha handal masa depan.

Sejak saat itu, telah lebih dari 1,000 anak Papua dididik dan dilatih oleh beliau. Banyak yang saat ini telah bersekolah di dalam negeri, di luar negeri, ataupun bekerja. Tidak sedikit pula yang memutuskan menjadi pebisnis. Sebagian besar dari mereka, adalah anak-anak Papua dari kalangan tidak Mampu, seperti layaknya latar belakang Kaka Billy sendiri.

Atas kerja keras Kak Billy tersebut, Majelis Rakyat Papua (MRP) dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh salah satu anggotanya : Tonny Wanggai, menilai Kaka Billy merupakan sosok representasi Papua yang memberikan banyak inspirasi bagi anak muda Papua. Keberadaannya untuk membangun Indonesia melalui Papua sudah terlihat sebelum Billy Mambrasar menjadi Staf Khusus Presiden Joko Widodo.

Saya sedih membaca pemberitaan beberapa media, seperti media online Cyberthreat.id memposting berita berjudul, “Jejak Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar di Silicon Valley ala Indonesia” (3/6/20) lalu.

Salah satu cerita yang direkayasa dalam pemberitaan tersebut, yang membuat saya yang begitu mengenal Kaka Billy untuk tidak akan pernah mempercayainya, adalah cerita tentang kejanggalan seseorang yang bernama Ravio Patra, yang penangkapannya dikait-kaitkan dengan Kaka Billy.

Kaka Billy adalah seseorang yang berhati sangat lembut, dan penuh empati, saya sangat mengenal beliau. Saya bisa yakinkan bahwa tulisan tersebut tentu dimaksudkan untuk menggiring opini publik yang membaca.

Yang paling membuat saya semakin menggelengkan kepala tidak mempercayai kebohongan berita tersebut, adalah adanya tuduhan bahwa Kaka Billy Mambrasar meretas akun Whatsapp milik Ravio Patra yang tidak terbukti kebenarannya. Hal itu sama sekali tidak benar.

Kaka Billy Mambrasar telah menyampaikan, bahwa dirinya tidak mengenal Ravio Patra, dan tidak terhubung dengan individu tersebut di sosial media manapun, seperti yang diberitakan banyak media, serta tidak pernah menerima SMS dari Ravio Patra pada tanggal 21 April 2020, seperti yang diberitakan.

Ini dibuktikan dari data rekaman SMS Kak Billy Mambrasar yang dicetak langsung dari operator nomornya, yang menunjukkan bahwa tidak ada sms yang masuk dari Ravio, atau dari nomor yang mengatas namakan Ravio, pada hari dan tanggal yang disebut-sebut media tersebut.

Berita Kebohongan Kedua, adalah dikait-kaitkannya Kaka Billy Mambrasar dengan BIN. Bahwa saya dapat memastikan, Kaka Billy sendiri murni adalah seorang pendidik, berasal dari masyarakat biasa, dan tidak memiliki hubungan apapun dalam pekerjaan Pendidikan dan pengembangan anak muda, dengan Lembaga negara tersebut.

Orang tua Kaka Billy juga bukan pejabat, atau orang yang memiliki kaitan dengan kekuasaan. Orang tua Kaka Billy Mambrasar, yang telah tinggal di Serui, Papua, sejak dulu, hanyalah penjual kue dan guru honor, sehingga kalau dikatakan kaka Billy, atau keluarganya memiliki hubungan dengan kekuasaan, hal tersebut merupakan sebuah fitnah.

Berita ketiga yang membuat saya terenyuh, adalah cerita bahwa Kak Billy secara tidak formal, melakukan lobi untuk memperoleh pencairan dana sebesar 1.44 Milyar kepada Koperasi yang dimiliki oleh Kak Billy, untuk kepentingan dirinya sendiri.

Saya dapat memastikan, bahwa Kak Blly tidak memiliki satupun koperasi, karena saya, dan kami rekan-rekan sesame anak muda Papua, sudah bertanya sendiri langsung kepada beliau, dan mengecek langsung di lapangan, dan hal itu tidak benar. Apabila ingin dibuktikan kebenarannya, dapat di cek database dari Kemenkumham dan Kemenkop UKM, tidak ada satupun Koperasi yang terdaftar, atas nama Kaka Billy Mambrasar.

Cerita sebenarnya, adalah bahwa Kaka Billy mencoba meminta bantuan kepada Kementerian Koperasi dan UKM untuk memberikan bantuan kepada anak-anak Muda Papua yang membutuhkan permodalan untuk usaha mereka, karena rasa simpati kaka Billy ingin membantu mereka. Kak Billy begitu mencintai anak-anak Papua, dan menginginkan mereka untuk maju dan sejahtera.

Bahwa mekanismenya sebagai berikut: apabila permodalan itu disepakati oleh Kementerian untuk membantu para pemuda dan pemudi Papua, maka dananya akan langsung mengalir dari Kementerian ke rekening para pengusaha muda Papua tersebut, apabila mereka telah memenuhi syarat. Itu semua hak perogratif Kemenkop UKM, dan tidak ada aliran dana yang akan dicairkan ke rekening Kaka Billy untuk kepentingan pribadinya.

Saya sedih, melihat fitnahan yang disampaikan tersebut, karena kitong sebagai sesama anak Papua harusnya merasa simpati, kepada usaha yang kaka Billy lakukan untuk membantu anak-anak Milenial Papua mengembangkan usahanya. Kitong sudah melakukan apa? Kalau belum melakukan apa-apa seperti yang beliau lakukan, kenapa kitong harus begitu tega melakukan fitnahan itu?

Maka dengan penjelasan saya diatas ini, bisa saya pastikan bahwa berita yang sebelumnya telah diposting di laman Facebook, yang ditulis oleh media online tersebut, dan di bagikan oleh beberapa oknum adalah Tidak Benar, hoax dan fitnah.

Yang saya sesalkan juga adalah bahwa yang menyebar cerita tersebut adalah kitong pu anak-anak Papua sendiri, saya menangis sedih. Napi Billy adalah putra asli Papua yang mencoba berkarya untuk Tanah Papua, mari kita dukung dia.

Saya begitu mengenal kaka napi Mambrasar ini, sebagai seseorang yang memiliki kejujuran dan kerendahan hati. Beliau didik oleh Ayahnya, Isaskar Mambrasar, seorang guru seumur hidup yang juga adalah penginjil untuk menjadi seorang Kristen yang kuat, yang takut akan TUHAN. Itu semua dibuktikan dengan kinerjanya bahkan sebelum dia menjadi Stafsus Presiden, dan kejujurannya yang membuat dia kemudian terpilh membantu Pak Jokowi.

Mari kitong anak-anak Papua, belajar untuk saling mendukung ketika ada yang maju. Kitong jangan seperti filosofi Kepiting, yang selalu menarik rekannya kebawah, ketika rekannya telah naik keatas. Sekarang giliran Kaka Billy yang ada di puncak, besok giliran kitong. Dunia terus berputar, dan mari kitong selalu saling dukung.

Buat Napi Billy Mambrasar, saya Cuma mau bilang, bahwa fitnahan akan terus datang silih berganti, akan tetapi saya meminta napi ko untuk tenang saja, dan tetap membalas mereka dengan kerja maksimal dan berkarya tulus dari hati. Keep Strong and Humble, sa pu kaka Napi!!.(***)

Penulis : Profesional Muda Papua

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Lulus Dikmata TNI AD, 340 Prajurit Diingatkan Tetap Jaga Kesehatan Untuk Pendidikan Selanjutnya

Published

on

Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, Bupati Mansel Markus Waran ST.,MT, saat menutup Dikmata TNI AD Gelombang II TA 2020 (OV) di Rindam XVIII Kasuari, Distrik Momiwaren, Sabtu (10/4/2021).

MANSEL,JAGATPAPUA.com– Pangdam XVIII Kasuari Papua Barat, kembali mencetak 340 Prajurit lulusan Pendidikan Pratama Tamtama (Dikmata) TNI AD Gelombang II T.A 2020 (VO), di Rindam XVIII, Distrik Momiwaren.

“Kepada 340 prajurit yang baru lulus saya ingatkan agar tetap menjaga kesehatan tubuh untuk mengikuti pendidikan selanjutnya”kata Panglima Kodam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, saat menutup Dikmata TNI AD Gelombang II TA 2020 (OV) di Rindam XVIII Kasuari, Distrik Momiwaren, Sabtu (10/4/2021).

“Makanlah makanan yang bergizi. Jangan begadang. Irit pakai uang, tapi jangn juga tidak makan makanan yang bergizi. Tetap jaga stamina tubuh,” tegas Pangdam.

Jendral Nyoman menjelaskan, pada Dikmata tersebut, 220 prajurit menyelesaikan pendidikan di Rindam XVIII/Kasuari, sementara 120 orang dititip di Rindam XVI/Patimura.

Menurut ia, 220 siswa yang telah menyelesaikan Dikmata tersebut nantinya akan melanjutkan pendidikan baik kecabangan infantri maupun pendidikan kejuruan lainnya. Untuk pendidikan kecabangan dilalsanakan di Rindam, sedangkan kejuruan lainnya di pusat pendidikan kecabangan di Jawa Barat.

Lanjut Pangdam, setelah resmi menjadi anggota TNI, 340 siswa Diktama tersebut akan menerima gaji penuh. Olehnya, Pangdam meminta agar upah yang diterima bisa digunakan sebaik-baiknya.

“Sekarang sudah terima gaji, sudah bukan uang saku lagi. Pakai uang untuk keperluan yang baik,” kata Pangdam.

Turut hadir pada penutupan Dikmata tersebut, Bupati Mansel Markus Waran ST.,MT, beserta para pejabat utama Kodam XVIII/Kasuari.(JP/NAE)

Continue Reading

Adat

BI Singgung Perekonomian PB 2021, Pada Bincang Bareng Media

Published

on

Perwakilan Bank Indonesia Provinsi PB, gelar Bincang Bareng media Jumat (9/4/2021) di Inggandi Beach Jl Pasir putih Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua Barat, menggelar Bincang Bareng Media dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Papua dan Papua Barat, serta media masa di Manokwari.

Bincang media Yang digelar Jumat (9/4/2021) di Inggandi Beach Pasir putih Manokwari, dihadiri Kepala Perwakilan BI Papua Barat, Ibu Rut W. Eka Trisilowati, Kepala Kantor OJK Papua-Papua Barat, Bp Adolf Fictor T. Simanjuntak, Deputi Kepala Perwakilan BI Eko Listiyono, Peneliti BI Papua Barat, I Wayan Yogasvara, Kepala Unit Pengawasan Sistem Pembayaran BI Papua Barat, Datje Candra S, Kepala BNI Cabang Manokwari, Maruli Ricardo, Pemimpin Unit IT Channel Bank Papua Cab Manokwari, Ignatius dwi haryanto, Asisten manajer pemasaran dana BRI Manokwari,Ibu Meny J. Pandej.

Bincang Media yang diawali dengan penyampaian materi oleh sejumlah Narasumber tersebut, juga menyinggung terkait Inflasi Provinsi Papua Barat sepanjang tahun 2020 terjaga pada tingkat 0,71% (yoy), lebih rendah bila dibandingkan dengan tahun 2019 yang mengalami Inflasi sepanjang tahun sebesar 2,68%.

Rut Eka Trisilowati mengatakan, pada Tahun 2021, Inflasi Provinsi Papua Barat diperkirakan berada pada sasaran inflasi Nasional yaitu 3±1%. Proyeksi inflasi Papua Barat 2021 lebih tinggi dibandingkan inflasi tahun 2020, yaitu dalam range 3% s.d4% (yoy) dan tetap berada dalam sasaran inflasi Nasional yaitu3±𝟏% (yoy).

Rut mengatakan, inflasi Papua Barat tahun 2021 diperkirakan lebih tinggi dibanding 2020. Inflasi ini diperkirakan meningkat seiring membaiknya daya beli masyarakat. Pemulihan ekonomi kedepan diperkirakan dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, menurunkan tingkat pengangguran, dan meningkatkan konskonsumsi masyarakat.

Sehingga kata ia, menjadi pendorong inflasi inti kedepan. Berbagai stimulus juga tetap diberikan pemerintah melalui dana PEN yang diharapkan dapat terus mendorong dan menjaga daya beli.

Lebih lanjut Eka Trisilowati bahwa Inflasi administer edprice diperkirakan meningkat yang disebabkan oleh komoditas antaralain tariff angkutan udara dan harga rokok. Tarif angkutan udara yang berada dalam level rendahnya pada 2020 seiring minimnya permintaan diperkirakan akan meningkat pada 2021 yang sejalan dengan optimism peningkatan mobilitas.

Sementara, Pemerintah juga mengumumkan peningkatan cukai rokok sebesar 12, 5% yang berlaku mulai 1 Februari 2021. Kenaikan cukai rokok ini secara bertahap akan meningkatkan tekanan inflasi kelompok.

Ia mengatakan, Inflasi volatile food diperkirakan meningkat namun tetap berada dalam level yang rendah. Tingkat permintaan yang meningkat disertai dengan tingkat pasokan yang relatif lebih baik menyebabkan inflasi volatile food meningkat namun masih terjaga.

Sebelumnya, dari Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) menujukan Saldo Bersih Tertimbang (SBT) kegiatan usaha sejak triwulan I 2016 hingga triwulan I 2021 sebagian besar menunjukkan pergerakan yang searah dengan realisasi PDRB. Secara historis, pertumbuhan PDRB (qtq) dan SBT kegiatan usaha menunjukkan angka realisasi rendah pada triwulan IV 2021 dan triwulan I tahun berjalan. PDRB triwulan II 2021 diprakirakan positif seiring berangsur normalnya aktivitas masyarakat serta membaiknya perekonomian.(JP/AR)

Continue Reading

Adat

Musholah Bilal Bin Rabha Mulai Dibangun, Hermus: Pembangunan Rumah Allah Itu Penting

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP,.MH, menyampaikan sambutannya usai meletakan Batu pertama Pembangunan Musholah Bilal Bin Rabha, di Kampung Sotea Warmare, Sabtu (10/4/2021).

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Musholah Bilal Bin Rabha yang berlokasi di Kampung Persiapan Sotea SP1 Distrik Warmare mulai dibangun.

Pembangunan Musholah tersebut diawali dengan peletakan batu pertama yang dilakukan oleh Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH , di kampung Persiapan Sotea, Sabtu (10/4/2021). Pemda Manokwari mengapresiasi niat baik dan upaya dari warga kampung Persiapan Sotea yang telah memulai pembangunan mushola untuk kepentingan peribadatan warga kampung ini.

“Ini upaya yang baik, sebab tidak ada yang hidup abadi tanpa membutuhkan Allah, bahwasannya kita semua butuh Tuhan sehingga wajib hukum kita membangun Rumah Tuhan untuk kita beribadah,”ungkap Bupati

Menurut ia, Pembangunan Musholah sebagai bagian dari visi misi Bupati dan Wakil Bupati Manokwari yakni Menjadikan Manokwari sebagai pusat perdaban di tanah Papua dan ibu kota Provinsi PB yang religius, berbudaya, berdaya saing, mandiri dan sejahtera.

“Untuk mewujudkan visi misi tersebut, Pemda menjamin kebebasan dan memberikan kesempatan seluasnya kepada umat beragama di atas tanah ini untuk beribadah serta memperluas pembangunan dibidang keagamaan sesuai kepercayaan masing-masing,”tandas Bupati

Disisi lain, kita berupaya meningkatkan kualitas kerukunan antar umat beragama, saling menghargai dalam melaksanakan ibadahnya dan kehidupan di daerah Manokwari.

“Peletakan batu pertama hari ini bermakna strategis dan religius bagi kita semua, setelah selesai semua proses pembangunan kiranya Musholah ini dapat dimanfaatkan oleh semua umat Islam di kampung ini,”imbuhnya

Ia juga mendoakan, agar musholah Bilal Bin Rabha dapat mendorong tingkat kerukunan umat beragama, sebab kerukunan dan toleransi sangat penting, karena sesungguhnya manusia tidak hidup untuk diri sendiri tetapi saling membutuhkan.

“Mari semua Kita menikmati keajaiban Tuhan dan kemurahan-Nya dengan saling menghormati sesama umat manusia.,”ajak Bupati

“Memasuki bulan suci ramadhan Ia mengimbau kerja sama yang baik dari umat Kristen dan umat beragama yang lain untuk menjaga saudara kita yang melaksanakan ibadah puasa. Mari jaga keamanan dan ketertiban masyarakat dalam mendukung suksesnya pelaksanaan bulan suci ramadhan,”imbau Bupati

Dalam keterbatasan kata ia, pemerintah akan terus memberikan dukungan, kedepan tidak hanya sebatas musholah tetapi ditingkatkan pembangunannya menjadi masjid.

Sementara , H.Appe menyampaikan terima kasih atas kebijaksanaan Bupati Manokwari. Dengan kehadiran musholah ini nantinya wajib hukum bagi umat Islam di Sotea untuk beribadah.

” Sebagai bentuk dukungan terhadap pembangunan Musholah saya memberikan bantuan Besi baja dan semen 300 sak,”ujar H Appe.(JP/SOS)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta