12.7 C
Munich
Selasa, September 21, 2021

12 Ton Biji Kakao Kering Ransiki Dikapalkan Menuju Surabaya

Must read

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Sebanyak 12 ton biji kakao kering kualitas premium, Ransiki, Manokwari Selatan, berhasil dikapalkan lewat Pelabuhan Manokwari, menuju Surabaya, Kamis ( 12/11/2020 ).

Pelepasan biji kakao produksi Koperasi Eibert Suth, oleh Gubernur Papua Barat, Drs. Dominggus Mandacan, dihadiri Plt. Bupati Manokwari Selatan dan sejumlah pimpinan OPD terkait.

Gubernur Drs.Dominggus Mandacan, memberikan apresiasi terhadap kegiatan pengapalan akhir tahun biji kakao kering yang merupakan salah satu komoditas unggulan di Papua Barat.

“Kita harus bersyukur dalam situasi pandemi Covid-19, kita dapat melakukan kegiatan pengepalan, sehingga ini membawa optimisme bagi kita semua,” ungkap Gubernur.

Gubernur mengatakan adanya pengapalan biji kakao kering 12 ton tersebut, menambah catatan total produksi biji kakao kering yang berhasil dikirim baik keluar Negeri maupun antar pulau sepanjang tahun 2020, mencapai 100 ton.

“Pada bulan Januari lalu, kita juga telah melepas pengapalan perdana produk biji kakao kualitas premium tujuan eropa dan akhir tahun ini, kita menutup tahun produksi dengan mengirim 12 ton biji kakao kering ke Surabaya,” ucap Gubernur.

Gubernur berharap di tahun 2021 maupun di tahun-tahun mendatang produksi biji kerung kakao akan lebih meningkat, dan bisa mengembalikan kejayaan PT. Cokran yang saat itu menghasilkan 1.000 ton biji kering kakao per bulan.

“Hasil produksi ini merupakan bukti nyata, apa yang kita lakukan dengan iklas akan membuahkan hasil yang membanggakan apabila dilakukan dengan kolaborasi yang baik dari berbagai pihak,” tukas Gubernur.

Selain itu, kata Gubernur pengembangan kakao sebagai salah satu komoditas lokal unggulan non deforestasi di Papua Barat adalah program prioritas dan kebijakan utama pemprov dalam rangka pembangunan ekonomi hijau yang berkelanjutan.

“Untuk lebih mengefektifkan upaya-upaya ini, juga telah dibentuk Satuan Tugas komoditi unggulan yang beranggotakan para pihak sektor hulu sampai hilir, termasuk pihak pertumbuhan ekonomi Hijau (GEG) yang hari ini membantu dalam progran konservasi unggulan kakao di Ransiki,” tandas Gubernur.(me)

 

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article