Connect with us

Manokwari

1 Pasien Sembuh Covid-19 Manokwari Dipulangkan Ke Rumah

Published

on

Satu pasien sembuh Covid-19 asal Kabupaten Manokwari, Adam (29 Tahun), yang dipulangkan ke rumahnya, Senin (11/5/2020).

MANOKWARI, JAGATPAPUA.com – Satu pasien sembuh Covid-19 asal Kabupaten Manokwari, Adam (29 Tahun), dipulangkan ke rumahnya, Senin (11/5/2020).

Pada prosesi kepulangan Adam berlangsung di RS Rujukan Covid-19 Provinsi Papua Barat, di Bumi Marina Manokwari, dan dihadiri Plh Bupati Manokwari, Edy Budoyo, Ketua Satgas Covid-19 Manokwari Aljabar Makatita, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, Otto Parorongan, Juru Bicara Satgas Covid-19 Papua Barat, dr. Arnold Tiniap serta puluhan tenaga medis baik dokter maupun para suster.

“Pak adam merupakan pencetak sejarah pasien covid-19 Manokwari yang sembuh dari total 6 orang. Ia sembuh juga berkat semangat dan perjuangan para tim medis, karena tekun mengikuti anjuran pemerintah dan protokol kesehatan covid-19,” sebut Edy.

Edy berharap kepada masyarakat secara khusus disekitar tempat tinggal pasien tidak lagi menstigma yang negatif, tetapi yang positif, karena yang bersangkutan benar dinyatakan sembuh berdasarkan hasil pemeriksaan swab sebanyak 2 kali.

“Iformasi dari Kepala Dinas Kesehatan Provinsi, selain pak adam dalam wktu dekat akan ada dua orang pasien lagi yang sembuh dan kembali ke rumah bersama keluarga, karena hasil swab pertama negatif, tinggal tunggu hasil swab kedua, jika negatif maka keduanya sembuh dan dipulangkan,” ujarnya.

Kesembuhan penyakit ini juga sesungguhnya tidak harus memakan waktu yang lama, tergantung kejujujuran dari masyarakat untuk melapor dan memeriksakan kesehatan ketika pernah berhubungan dengan pasien positif.

“Saya ucapkan selamat untuk pak adam yang sudah sembuh dan berkumpul lagi dengan keluarga, walaupun sudah pulang ke rumah, tetapi ingat laksanakan anjuran pemerintah untuk tetap di rumah,” ucap Edy.

Sementara prosesi pemulangan Adam juga disertai dengan penyerahan surat keterangan sembuh oleh penanggung jawab Rumah sakit dr. Eka.

“Surat ini menyatakan bapak sudah sembuh, dari Covid-19, dan kami medis sangat bergembira. Kami juga sampaikan terima kasih karena bapak sudah bekerja sama dengan medis selama perawatan berlangsung, dari awal masuk RS tanggal 17 April 2020 hingga sembuh,” kata Eka.

Sementara saat menyampaikan Pesan dan kesan selama dirawat, Adam mengucapkab terima kasih untuk seluruh tenaga medis, karena telah memberikan pelayanan yang baik. Setiap keluhan pasien yang disampaikan selalu ditindaklanjuti.

“Tidak lupa juga ucapan terima kasih kepada pemerintah baik kabupaten maupun provinsi, bahkan masyarakat dan keluarga atas suportnya, saya sembuh dan bisa diterima kembali ke rumah bersama keluarga,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Adam juga diberikan bantuan sembako oleh Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan dan Himpunan Ahli Kesehatan Papua Barat.(me)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Adat

Gubernur Dominggus Salurkan 5.329 Bapok Tahap III Untuk Masyarakat Teluk Bintuni

Published

on

Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan saat membacakan sambutannya Pada acara penyerahan Bapok, Jumat (5/3/2021) di Teluk Bintuni.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Gubernur Papua Barat, Drs Dominggus Mandacan kembali menyerahkan 5.329 Bantuan Bahan Pokok (Bapok) untuk masyarkat terdampak covid-19 di Kabupaten Teluk Bintuni.

Penyerahan tersebut dilakukan di Auditorium Kantor Bupati teluk Bintuni, Jumat (5/3/2021) oleh Gubernur secara simbolis kepada masyarakat penerima, didampingi Wakil Bupati Matret Kokop, serta Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Derek Ampnier serta OPD terkait dilingkup pemprov PB.

Gubernur merincikan, Bantuan tahap pertama untuk Kabupaten Teluk Bintuni telah di salurkan lewat lembaga-lembaga keagamaan sebanyak 5.075 paket senilai Rp. 713.037.500,- (tujuh ratus tiga belas juta tiga puluh tujuh ribu lima ratus rupiah).

Tahap kedua sebanyak 5.075 paket dan sekarang tahap ketiga sebanyak 5.329 paket senilai Rp. 748.724.500,- (tujuh ratus empat puluh delapan juta tujuh ratus dua puluh empat ribu lima ratus rupiah).

“Maka total keseluruhan untuk kabupaten teluk bintuni sebanyak 15.479 paket senilai rp. 2.174.799.500,- (dua milyar seratus tujuh puluh empat juta tujuh ratus sembilan puluh sembilan ribu lima ratus rupiah), dan untuk tahap ketiga saat ini sebanyak 5.329 paket,”sebut Gubernur

Bantuan Bapok tahap III tersebut diperuntukan untuk umat kristen protestan sebanyak, 2.949 paket, umat islam sebanyak 1.780 paket, umat kristen katolik sebanyak 570 paket, umat hindu sebanyak 20 paket, umat budha sebanyak 10 paket.

Menurut Dominggus, pembagian Bapok telah di atur secara bertahap untuk setiap kabupaten/kota di PB dan sekarang merupakan penyerahan tahap ke III, setelah penyerahan tahap I dan II yang telah di laksanakan.

“Dan untuk kuota tahap III, ada penambahan kuota sebanyak 5 % di setiap kabupaten/kota dari kuota tahap II, atau secara total penambahan tahap III sebanyak 5.642 paket se papua barat, khusus untuk kabupaten teluk bintuni penambahan sebanyak 254 paket,”kata Gubernur.

Tentu kegiatan ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang terdampak covid -19 dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari melalui pembagian Bapok sesuai komoditi yang ada yakni beras 10 kg, gula 1 kg, tepung 1 kg dan minyak goreng 1 liter dalam kemasan.(JP/sos)

Continue Reading

Adat

Melalui Muscab Ke-VIII, Bupati Harap IBI Lahirkan Pemimpin Dengan Program Yang Realistis

Published

on

Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH sat Membuka Muscab VIII, IBI Manokwari, Jumat (5/3/2021).

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH membuka secara resmi Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VIII Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Kabupaten Manokwari.

Muscab yang dipusatkan di Swissbel Hotel, Jumat (5/3/3/2021), Turut dihadiri oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Manokwari, Ny Febelina Indou, dan Pengurus ranting setiap Puskesmas yang ada di Wilayah Manokwari.

Bupati mengatakan, Sebagai forum tertinggi organisasi Muscab IBI diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang lebih baik atau minimal sama dengan kepemimpinan periode sebelumnya. Yang diharapkan mampu menyusun program kerja yang lebih realistis serta mampu menyentuh kebutuhan organisasi, khususnya dalam melaksanakan fungsi pengabdian kepada masyarakat.

“Muscab kali ini mengusung tema bidan merupakan Garda terdepan mengawal kesehatan Maternal neonatal melalui germas dan pelayanan yang berkualitas dengan adanya. Muscab juga merupakan ajang konsolidasi organisasi untuk lebih meningkatkan eksistensi pelayanan kebidanan sehingga bidan dapat memberikan pelayanan yang berkualitas,”ungkap Bupati

Menurut ia, Bidan merupakan tenaga profesional yang bermitra dengan kaum perempuan dan bertanggung jawab dalam memberikan dukungan asuhan sehat selama masa hamil ibu, masa persalinan dan masa nifas, memimpin persalinan atas tanggung jawab sendiri serta memberikan asuhan kepada bayi.

Peran bidan tersebut mencakup upaya pencegahan promosi kesehatan, pertolongan persalinan normal, deteksi komplikasi pada ibu dan anak, serta akses bantuan medis atau bantuan lain yang sesuai dan melaksanakan pertolongan kegawat daruratan.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada semua bidan Selain sebagai tenaga fungsional juga telah menjadi bagian dari Garda terdepan penanganan covid 19. Dan terima kasih juga atas semua kerja kerasnya dalam menjalani kesehatan masyarakat, tetap fokus pada tugas masing-masing namun Jangan lupa tetap menjalankan protokol kesehatan secara ketat sebagai upaya pencegahan dan pengendalian virus Corona di Manokwari,”ucap Bupati Indou.(JP/alb)

Continue Reading

Adat

Pemda Akan Perhatikan Program Ikatan Bidan Indonesia, Manokwari

Published

on

Foto Bersama Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP.,MH dan Pengurus IBI Kabupaten Manokwari, Jumat (5/3/2021) , Di Swisbel Hotel, Manokwari.

MANOKWARI,JAGATPAPUA.com– Untuk mendorong pengembangan dalam hal kebidanan dan pelayanan kepada masyarakat terutama untuk ibu dan anak, kedepan Pemda Manokwari akan tetap memperhatikan program kerja Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Manokwari.

“Saya kira jika pemerintahan sebelumnya belum diperhatikan, maka kedepan akan kita perhatikan. Karena Pemerintah juga tidak bisa bekerja sendiri, tetapi membutuhkam banyak tangan untuk mengakselerasi program kerja pemerintah,”ucap Bupati Manokwari, Hermus Indou SIP., MH Jumat (5/3/2021) pada Musyawarah Cabang ke-VIII IBI Kabupaten Manokwari.

Untuk itu, Hermus berharap para bidan yang tergabung dalam IBI agar tetap semangat dalam melaksanakan tugas mulianya. Pihaknya tidak memberikan janji tetapi yang jelas IBI akan mendapat perhatian Pemerintah Daerah. Sebagai upaya untuk terus mendorong percepatan pengembangan Bidan diwilayah ini.

“Saya memberikan apresiasi karena kehadiran organisasi IBI sebagai wadah berhimpun khusus para Bidan di Manokwari untuk memperjuangkan pelayanan kesehatan kepada Masyarakat tetapi juga untuk diri sendiri,”ucap Hermus

Menurut ia, tentu dalam memberikan pelayanan kepada semua masyarakat khusus dalam penanganan pelayanan terhadap ibu hamil dan anak pasti menemui banyak maslah juga keterbatasan. Tetapi patut disadari bahwa dalam keterbatasan tersebut para bidan sudah berjuang maksimal dengan potensi dan daya yang dimiliki.(JP/alb)

Continue Reading

Trending

Hati-hati salin tanpa izin kena UU no.28 Tentang Hak Cipta