Aliansi Peduli Demokrasi Bintuni Desak Plt. Sekretaris KPU Diganti

Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Papua dan Nusantara Peduli Pilkada 2020, melakukan aksi demo damai di halaman kantor KPU Teluk Bintuni, Jumat (29/11/2019).

BINTUNI, JAGATPAPUA.com – Puluhan masyarakat yang mengatasnamakan Aliansi Rakyat Papua dan Nusantara Peduli Pilkada 2020, melakukan aksi demo damai di halaman kantor KPU Teluk Bintuni, Jumat (29/11/2019).

Aksi yang dilakukan sejak pagi hingga sore hari tersebut, menuntut dan menanyakan hasil keputusan tindak lanjut putusan DKPP nomor 218-PKE-DKPP/VIII/2019, tertanggal 20 November 2019.

Dimana dalam putusan ini Plt. Sekretaris KPU Teluk Bintuni, Ganem Seknum, dinyatakan terbukti melanggar kode etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu.

Kedatangan massa di kantor KPU juga membawa sejumlah dipamflet diantaranya bertuliskan, “copot Plt. Sekretaris KPU Teluk Bintuni, karena mempermainkan, demokrasi Teluk Bintuni, carut-marut pemilu jangan terulang kembali”.

Ketua Dewan Adat Papua (DAP) Daerah Teluk Bintuni, Tonny Urbon mengatakan ini adalah murni aspirasi masyarakat yang menginginkan demokrasi di Bintuni tidak ternodai oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Pada prinsipnya kami mendukung tindakan masyarakat sesuai undang – undang, dan meminta Ganem Seknum Plt. Sekretaris KPU Bintuni segera diganti dari jabatannya,” tuturnya.

“Sesuai putusan PKPU, ia secara sah dinyatakan bersalah melanggar kode etik saat Pileg dan Lilpres 2019,” terangnya.

Hal senada juga dilayangkan para tokoh pemuda Bintuni diantaranya Roy Masyewi, Fransisco Yasie, dan Pieter Masakoda.

Fransisco Yasie mengatakan KPU Teluk Bintuni adalah lembaga pelaksana penyelenggara pemilu yang sudah tentu harus independen.

Selain itu, melihat dinamika demokrasi perpolitikan di Teluk Bintuni, selaku tokoh pemuda meminta Plt. Sekretaris KPU Bintuni Ganem Seknum, agar mematuhi segala peraturan ketentuan yang telah di putuskan DKPP.

“Atas nama masyarakat 7 suku Bintuni, kami harap yang bersangkutan segera diganti dengan anak negeri tujuh suku yang memahami kultur dan budaya daerah dalam dinamika berdemokrasi,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua KPU Bintuni, Herry Arius, E. Salamahu melalui Devisi Hukum Didimus Kambia,S.M, mengatakan aspirasi masyarakat ini telah diterima dan akan diteruskan kepada pimpinan diatasnya.

Pada aksi ini para pendemo juga menyerahkan petisi yang telah ditandatangani diatas kertas bermaterai 6000, terkait pemberhentian Ganem Seknum dari Jabatan Plt Sekretaris KPU Teluk Bintuni.(rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here